Cara Mengobati Kulit yang Terbakar Sinar Matahari

Saat liburan kemarin mungkin Anda berwisata ke pantai sehingga kulit terbakar oleh sinar matahari. Bahan-bahan berikut ini dipercaya dapat mengatasi masalah kulit yang terbakar oleh matahari.

Kandungan kentang, susu, yoghurt dan teh dapat bekerja untuk mengembalikan kondisi kulit seperti semula. Dr Peter Kopelson, seorang ahli kulit telah meneliti bahan-bahan tersebut dan hasilnya sangat baik untuk menyembuhkan kulit yang terbakar matahari.? Berikut cara penerapannya:

Kentang : Taruh irisan kentang ke bagian tubuh yang terbakar.

Susu : Rendamkan handuk atau kain kasa ke dalam susu dingin. Lalu terapkan secara langsung ke bagian yang terbakar.

Yoghurt : Terapkan lapisan tebal yogurt ke daerah kulit yang tebakar.

Teh : Teh hitam baik untuk mengobati kulit terbakar. Campur teh dengan air, lalu diinginkan teh sampai benar-benar dingin. Kemudian celupkan kain kasa dan kompres bagian-bagian yang terbakar.

Sumber: wolipop.com

Posted with WordPress for
BlackBerry.

Biar Nggak Loyo Usai Libur Lebaran

Setelah mengalami libur panjang, sebagian orang biasanya merasakan kurang bersemangat, malas dan loyo untuk kembali beraktivitas harian, baik di kantor atau pun di sekolah. Bagaimana caranya mengembalikan semangat usai libur lebaran?

Setelah libur lebaran, tentunya pekerjaan rutin sudah menanti. Tapi biasanya orang akan malas memulai sesuatu bila sudah mengalami rehat cukup lama.

“Setelah libur dan beristirahat saat lebaran, orang seharusnya bisa lebih bersemangat dalam beraktivitas. Tapi itu tergantung orangnya masing-masing, ada juga yang memang malas untuk memulai kerja,” ujar Dr. H. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM, saat dihubungi detikHealth, Selasa (14/9/2010).

Menurut Dr Ari, hal itu tergantung dari motivasi dan tanggung jawab kerja masing-masing orang. Bila tanggung jawab kerja yang dimilikinya sangat besar, maka kemungkinan untuk memulai aktivitas usai libur lebaran pasti juga besar.

“Seperti saya misalnya, nggak mungkin dokter meninggalkan pasiennya lama-lama karena sudah punya tanggung jawab sendiri,” tambah dokter sekaligus Ketua Bidang Advokasi PB PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia).

Jadi, Dr Ari menjelaskan, untuk dapat mengembalikan semangat usai libur lebaran, diperlukan usaha untuk menumbuhkan motivasi dari masing-masing orang. Hanya motivasi dari diri sendiri yang bisa membuat orang semangat untuk kerja lagi meski suasana orang-orang kantor masih malas-malasan.

Suasana malas kerja usai libur diakui juga oleh DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc sebagai hal yang sering terjadi. Dr. Saptawati memberikan trik dengan mengerjakan tugas yang menarik sehingga motivasi kerja cepat muncul.

Jangan lupa kebiasaan makan dan hidup sehat yang saat liburan dilupakan sebaiknya juga dimulai lagi. Jangan kelamaan membiarkan perasaan malas agar badan tak melar.

“Sebaiknya dipersiapkan satu tugas menarik yang harus dikerjakan setelah lebaran sehingga menjadi semangat untuk masuk kerja, misalnya bertemu teman kerja dan bisa makan seperti biasa, terutama bila ada oleh-oleh dr teman-teman,” tulis DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc dari Departemen Ilmu Gizi FKUI kepada detikHealth.

Sumber: DetikHealth

Posted with WordPress for
BlackBerry.

Kiat Mencegah Mata Bintitan

Mata adalah jendela dunia. Melalui kedua mata yang ukurannya relatif kecil dibanding keseluruhan tubuh ini, kita bisa menyerap segala macam informasi. “Melalui mata ini sekitar 83 persen informasi kita dapatkan. Karena itu, jaga kesehatannya, jangan sampai fungsinya terganggu,” kata dr.Tjahjono D.Gondhowiardjo, Sp.M. Agar terhindar dari masalah bintit, ia menganjurkan kiat-kiat berikut ini:

1. Jaga kebersihan
Menjaga kebersihan tidak sebatas pada kelopak mata, karena tubuh secara menyeluruh juga harus bersih. Intinya, bila kebersihan tubuh terjaga, akan meminimalkan peluang bakteri menginfeksi atau menimbulkan peradangan, termasuk pada kelopak mata.

2. Sering mencuci tangan
Kebanyakan pada usia anak-anak, bintitan paling sering terjadi bila tangan kotor tanpa sengaja digunakan untuk mengucek mata yang terasa gatal. Meski kelihatannya sepele, gerakan kecil ini bisa memunculkan efek yang tidak ringan. Kalau ada bakteri yang ikut terbawa saat mengucek mata, bukan tidak mungkin esoknya sudah jadi bintitan.

3. Waspada jika mata sering gatal
Bila mata terasa atau bahkan sering gatal-gatal, sebaiknya bersihkan dengan tetes mata atau dikompres. Jadi, jangan dibiarkan saja karena sangat mungkin rasa gatal tersebut merupakan gejala awal terjadinya peradangan.

4. Mengistirahatkan mata
Bila mata sering difungsikan secara maksimal karena kurang tidur, terlalu banyak membaca, terlalu banyak bekerja atau main games di komputer, mata bakal cepat lelah, gatal, dan mungkin terjadi peradangan. Keluhan seperti ini umumnya dialami anak yang berbakat bintitan. Namun, meski Anda tidak berbakat, akan lebih baik jika sering mengistirahatkan mata di sela-sela waktu kerja.

5. Lindungi mata
Di lingkungan yang penuh debu dan asap, gunakan pelindung seperti kacamata, supaya mata tidak mudah teriritasi.

Sumber: Kompas Health